JAS WANITA

Saat ini tidak hanya Pria yang punya pakaian Resmi, Seorang Perempuan yang berkerja wajib mempunyai Jas Wanita,dan merek asudah tidak sungkan lagi berada di tempat umum mengunakan pakain Formal.

1.Jas

kenapa wanita profesional mewajibkan diri mempunyai Jas? tentu saja karena aktifitas yang banyak dan mengharuskan beraktifitas extra yang mana mungin mengunakan pakaian Casual yang sederhana,terlebih lagi mempunyai jabatan di bidang tertentu.

dari model memang lebih terkesan simple jika anda ke Mall maka banyak akan di jumpai dengan harga murah tapi tahukah anda dengan Jas Perempuan tidak kalah dengan pakaian pria formal dari hargannya,tentu saja bahan yang di gunakan serta jahitan nya tailor berkwalitas.

2.Warna

Standar warna jas kerja wanita sama seperti pria hanya warna Natural,seperti Hitam,Nevy dan Coklat tentu saja dapat di sesuaikan dengan kebutuhan dari masing masing perusahaan tempat berkerja,nah jangan di lakukan mencampukan pakaian kerja dengan kantor karena dari pola desain,warna sangat berbeda.

3. Bahan
Jas umumnya terbuat dari bahan yang lebih kaku dan lebih mahal, walaupun bahan dari blazer cenderung lebih tipis dan lembut. Bahan yang umum diaplikasikan untuk membuat jas yaitu wol, padahal untuk blazer tak ada bahan yang khusus. Warna yang diaplikasikan untuk jas cenderung warna-warna yang netral dan gelap, padahal blazer tidak memiliki warna yang khusus.

4. Jahitan
Jas hanya dapat diciptakan oleh tailor, padahal blazer dapat diciptakan oleh tailor maupun konveksi. Jas dihasilkan dengan jahitan yang berlapis tiga dengan penggunaan furing pada seluruh bagian tubuh dan lengan bagian dalam. Mesin yang diaplikasikan malah hanyalah mesin jahit tradisional, bukan mesin jahit industri. Berbeda dari jas, blazer bisa dibuat menggunakan mesin jahit industri dan jahitannya cuma satu lapis dan tak menggunakan furing di bagian dalam.

5. Lengan
Lengan dari jas memiliki dua garis sambungan di sisi dalam dan luar. Selain itu, jas juga selalu menerapkan kancing manset di ujung lengan. Blazer tidak memiliki kewajiban untuk dipasangi cincin manset di ujungnya, selain itu sambungan lengan hanya satu di bagian dalam seperti kemeja pada lazimnya.

6.Kesopanan
Jas cenderung dihasilkan sepasang dengan celana dan diaplikasikan untuk acara-acara yang lebih formal. Blazer tak memiliki pasangan celana sendiri dan tak jarang dipadukan dengan celana jeans. Kecuali itu blazer juga digunakan untuk acara yang tidak terlalu formal.

Itulah perbedaan antara Blazer Korea dan jas. Sekarang Anda tak perlu bingung lagi membedakan dua baju itu dan bisa memilih menerapkan yang mana untuk acara tertentu.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *